Siapa Yang Harus Aku Ta'ati
Alhamdulillaah…..
Segala
Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha
Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih
Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa
Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli
Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.
`*•Yaa
Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir
sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam
ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang
yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin
Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi
Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid
radliallahu'anhum...Aamiin ya Rabbal'alamin.
Seorang
gadis kecil baru saja pulang dari sekolah.Sesampainya dirumah,Sang Ibu
melihatnya sedang bersedih. Dia pun bertanya kepada anakya tentang sebab
kesedihannya. Gadis kecil itu pun menjawab: “Bu, tadi bu guru
mengancamku akan dikeluarkan dari sekolah, karena pakaian panjang yang
aku kenakan”. “Tetapi pakaian ini adalah pakaian yang dicintai Allah
Azza Wa Jalla,anakku!”.
“Benar bu, tapi Ibu guru tidak suka”.
“Baik nak, meskipun bu guru tidak suka, tetapi Allah Azza Wa Jalla menyukainya”. Jadi, siapakah yang akan kamu ta’ati?
Akankah
kamu taat kepada Allah Azza Wa Jalla yang telah menciptakanmu,membentuk
parasmu dan memberi nikmat kepadamu? Atau kamu akan taat kepada makhluk
yang tidak bisa mendatangkan manfa’at kepadamu?”.
Allah Azza Wa Jalla lah yang aku taati, bu !
Bagus nak.Kamu benar !
Keesokan
harinya,sang anak tetap berangkat ke sekolah dengan mengenakan pakaian
panjang dan ketika sang guru melihatnya,dia pun menghardik dengan kasar.
Gadis tersebut tidak kuasa menghadapi hardikan sang guru,apalagi seisi kelas memandang kearahnya. Dan tangisan pun meledak.
Sambil
terisak,anak itu melontarkan kata-kata singkat namun memiliki makna
yang besar : “Demi Allah,aku tidak tahu siapa yang harus aku taati,Anda
atau Dia?”
“Dia siapa?” tanya sang guru.
Allah
Azza Wa Jalla,Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung.,aku ta'ati
perintahmu,lalu aku mengenakan pakaian yang anda sukai dan bermaksiat
kepada-Nya,ataukah aku akan mentaati-Nya dan mengabaikan perintah Anda?
“Aku akan tetap menta'ati Allah Azza Wa Jalla,walau harus mengalami segala kepahitan,jawab sang gadis.
Kata-kata
itu keluar dari mulut mungil gadis tersebut.Kata-kata yang
memperlihatkan loyalitas penuh kepada Allah Azza Wa Jalla.Dengan tegas
gadis kecil itu menyatakan komitmen dan ketaatannya kepada
perintah-perintah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung.
Apa guru tersebut membiarkannya?
Sang guru meminta agar ibu anak tersebut dipanggil ke sekolah,apa yang kira-kira dia inginkan?
Sang ibu pun datang.
“Anak
anda telah menasehatiku dengan nasehat yang paling berharga yang pernah
aku dengar selama hidupku”, kata guru kepada sang ibu.
Ya,guru
tersebut telah menerima nasehat dari muridnya yang masih kecil.Guru
yang telah belajar tarbiyah dan memiliki ilmu pengetahuan yang sangat
luas.Seorang guru yang ilmunya tidak menghalangi untuk menerima nasehat
dari seorang anak kecil yang seusia dengan anaknya.
Selamat,bagi
guru tersebut.Selamat pula bagi anak kecil yang ditelah ditempa dengan
tarbiyah islam dan menggenggamnya dengan kuat.Dan selamat bagi sang ibu
yang telah berhasil menanamkan rasa cinta kepada Allah Azza Wa Jalla dan
Rasulullah Shallahu'alaihi wassalam kepada sang anak.
Maka dari itu wahai para ibu muslimah..
Kalianlah
yang menggenggam anak-anak kalian.Mereka ibarat adonan yang bisa
dibentuk sesuai dengan kehendak kalian.Maka,segeralah untuk membentuk
mereka sesuai dengan bentuk yang diridhoi Allah Azza Wa Jalla dan
Rasul-Nya.
Ajari mereka sholat
Ajari mereka untuk senantiasa ta'at kepada Allah Azza Wa Jalla.
Ajari mereka tentang keteguhan dan kebenaran
Ajarkan semua itu kepada mereka sebelum mereka memasuki usia dewasa.
Jika
mereka tidak sempat mendapatkan tarbiyah ketika kecil,niscaya kalian
akan sangat menyesal karena kalian akan kehilangan anak kalian di masa
dewasa mereka.
Gadis ini bukan hidup dimasa shahabat,maupun dimasa Tabi’in,tetapi gadis ini hidup di zaman yang penuh fitnah ini.
Kisah
ini membuktikan bahwa sebenarnya kita mampu untuk mencetak generasi
seperti gadis ini.Seorang gadis yang bertaqwa akan berani untuk
menampakkan kebenaran serta tidak takut terhadap celaan orang yang
mencela.
Saudari
Mukminah,anakmu sekarang berada dihadapanmu,siramilah dia dengan air
ketaqwaan dan keshalihan.Perbaikilah lingkungannya.Jauhkan ia dari
berbagai virus dan obat-obat berbahaya.
Inilah
tantangan yang berada dihadapanmu.Silahkan koreksi,apa yang telah kamu
lakukan dengan amanah yang Allah Azza Wa Jalla titipkan padamu.
Rasulullah
shalallahu‘alaihi wa sallam,bersabda;“Barang siapa yang mencari
keridhoan manusia dengan mengabaikan kemurkaan Allah,niscaya Allah akan
melimpahkan urusannya kepada manusia.Dan barang siapa yang membuat
manusia marah demi mencari keridhoan Allah,niscaya Allah akan
mencukupkannya dari meminta bantuan manusia” (Al-Hadist)
♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥
Sebuah renungan untukku, untukmu,untuk kita semua. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci...
Bergeraklah masuk,Buka tiap lembaran kalimat hati,maknai,lalu tunaikanlah
Hak
cipta adalah milik Allah Azza Wa Jalla semata.Ilmu adalah amanat Allah
yg harus disampaikan kepada Ummah...kami hanya menyampaikan apa yg kami
miliki...
Sungguh
bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih
& benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu
disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta
kepada Rabb-Nya
Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥
Semoga apa yang telah disampaikan ini ada manfaatnya,
Afwan Minkum Kebenaran datangnya dari Allah kekurangan dari pribadi ana dan ana hanya menyampaikan apa yang diamanahkan Allah
Wallahù'alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah,
Wassalamù'alaíkùm salam warahmatùllahí wabarakatùh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar